Kamis, 29 April 2010

Kewajiban Jangka Panjang

LONG-TERM LIABILITIES
(Kewajiban Jangkah Panjang)

Issuing Long Term Debt (Menerbitkan Utang Jangkah Panjang)
Long-term debt terdiri dari pengorbanan masa depan yang sangat mungkin dari manfaat ekonomi yang berasal dari kewajiban sekarang yang dibayarkan didalam jangka satu tahun atau siklus operasi perusahaan, mana yang lebih lama.
Yang tergolong utang jangkah panjang:
• Bond Pavable
• Long-term notes payable
• Mortgages payable (hipotik)
• Pensiop Liabilities
• Leases Liabilities
Utang jangkah panjang mempunyai berbagai ketentuan, pembatas untuk melindungi pemberi pinjaman. Ketentuan dan persyaratan antara peminjam dan pemberi pinjaman dinyatakan dalam kontrak obligasi atau perjanjian utang. Pokok-pokok yang sering disebutkan dalam perjanjian terdiri dari : jumlah yang diotorisasikan dalam perjanjian, suku bunga (interest rate), tanggal jatuh tempo, call provisions (penebusan), kekayaan sebagai jaminan, persyaratan dana pelunasan, modal kerja, dan pembatasan deviden.
Obligasi dapat dilihat dari dua sisi:
• Dari sisi debitur adalah yang mengeluarkan obligasi
• Dari sisi investor adalah pembelian obligasi untuk dimiliki dalam jangkah panjang
Bond Fayable
Tujuan utama obligasi adalah untuk meminjam dalam jangkah panjang apabila jumlah modal yang diperlukan terlalu besar untuk disediakan oleh satu pemberi pinjaman.

Obligasi yang timbul dari suatui kontrak dikenal sebagai bond indenture (surat kontrak) dan merupakan janji untuk membayar.
• Dicantumkan nilai nominal (face value)
• Tanggal jatuh tempo
• Bunga periodic
• Waktu akan dilunasi obligasi
Types and Ratings of Bonds
 Term bond, yaitu obligasi yang tanggal jatuh temponya bersamaan untuk seluruh obligasi yang dikeluarkan.
 Serial bond, yaitu obligasi yang dikeluarkan bersamaan, tetapi tanggal jatuh temponya terjadi secara bertahap.
 Col’ateral trust bond, yaitu obligasi yang dijamin dengan surat berharga dari perusahaan lain.
 Debenture bond, obligasi yang tidak dijamin.
 Convertible bond, yaitu obligasi yang pada waktu tertentu dapat ditukar dengan surat berharga, misalnya saham.
 Commodity backed bond, yaitu obligasi yang pada saat jatuh tempo akan dilunasi dengan persediaan atau barang-barang hasil produksi.
 Income bond, yaitu obligasi yang bunganya tergantung pada laba-rugi perusahaan.
 Registered bond, yaitu obligasi yang lama dan alamatnya dicatat ketika membeli, sehingga bunga dapat dikirim ke alamt pemilik.
 Bearer and coupon bond, yaitu obligasi yang nama dan alamat pemegangnya tidak dicatat oleh perusahaan, sehingga siapa saja dapat menerimabunga obligasi.





Valuation of Bonds Payable – Discount and Premium
Harga jual terbitan obligasi ditetapkan oleh:
• Penawaran dan permintaan dari pembali dan penjual
• Relative risk
• Market conditions
• Kondisi ekonomi
Penilaian obligasi adalah nilai sekarang dari arus kas masa depan yang terdiri dari bunga (interest) dan pokok (principal).
Tingkat bunga yang digunakan untuk menhitung nilai sekarang adalah tingkat bunga yang memberikan pengembalian yang dapat diterima atas suatu obligasi yang sebanding dengan karakteristik dari resiko dari penerbitannya.
Tingkat bunga ditulis dalam syarat kontrak obligasi bioasanya tampak pada sertifikat obligasi dikenal sebagai state (tetapan). Tingkat ini ditetapkan oleh penerbit obligasi dinyatakan dalam persentase tertentu dari nilai nominal (face value) atau nilai pari (par value) jumlah pokok (principal amount) atau nilai jatuh tempo(maturity value).
Effective Interest Method (Metode bunga Efektif)
Metode amortisasi diskonto atau premi adalah metode bunga efektif (effective interest method) atau disebut amortisasi nilai sekaang (present value amortization).
Metode bunga efektif:
1. Beban bunga obligasi dihitung pertama dengan mengalihkan nilai tercatat dari obligasi pada awal periode dengan bunga efektif.
2. Amortisasi diskonto dan premi obligasi ditentukan dengan membandingkan beban bunga obligasi dengan bunga yang dibayarkan.
Metode bunga efektif menghasilkan beban bunga periodik yang sama dengan persentase konstan dari nilai tercatat obligasi itu. Metode bunga efektif dan metode garis lurus keduanya menghasilkan jumlah total beban bunga yang sama selama jangka waktu dan jumlah tahunan beban bunga umumnya sama. Apabila jumlah tahunan berbeda secara material, metode bunga efektif disyaratkan menurut prinsip-prinsip yang berterima umum (PABU).
Cost of Issuing Bond
(kos Pengeluaran Obligasi)
Kos pengeluaran Obligasi terdiri atas : percetakan sertifikat obligasi, fee akuntan dan notaris, komisi, kos promosi, dan beban lain yang signifikan.


LONG-TERM NOTES PAYABLE
Hutang wesel jangkah panjang substansinya sama dengan obligasi di mana keduanya mempunyai tanggal jatuh tempo yang tetap dan tingkat yang dinyatakan atau implisit. Namun, wesel tidak dapat diperdagangkan dengan mudah seperti obligasi di pasar modal publik. Perusahaan persekutuan dan nonperseroan menerbitkan wesel sebagai instrumen jangkah panjang, sementara perseroan yang besar menerbitkan baik wesel maupun obligasi.
Akuntansi untuk wesel dan obligasi hampir sama. Seoerti obligasi, wesel dinilai pada nilai sekarang aliran kas bunga dan pokok di masa datang, dengan diskonto atau premium diamortisasi selama jangkah waktu wesel.
Jika wesel tidak berbunga (zero-interest-bearing atau noninterest-bearning) diterbitkan semata-mata untuk kas, nilai sekarangnya diukur oleh kas yang diterima oleh penerbit wesel. Tingkat bunga implisit adalah tingkat yang sama dengan kas yang diterima dengan kas yang diterima dengan jumlah yang diterima di masa datang. Perbedaan antara nilai nominal dan nilai sekarang (kas yang diterima) dicatat sebagai diskonto dan diamortisasi pada biaya bunga selama jangkah waktu wesel.
Hutang Wesel-Situasi Khusus
Transaksi hutang wesel yang baru saja dibahas merupakan jenis transaksi yang umum dijumpai dalam praktik. Ada tiga situasi khusus yang berkaitan dengan transaksi hutang wesel, yaitu:
• Wesel diterbitkan untuk kas dan hal lain.
• Wesel diterbitkan untuk aktiva, barang dan jasa.
• Imputed interest

Wesel diterbitkan untuk aktiva tetap, barang dan jasa
Wesel bisa saja diterbitkan selain kas yauitu aktiva tetap, barang dan jasa. Jika instrumen hutang ditukar dengan aktiva tetap, barang atau jasa merupakan transaksi yang tidak melibatkan pihak istimewa, tingkat bunga yang dinyatakan dianggap wajar kecuali kalau:
• Tidak ada tingkat bunga yang dunyatakan, atau
• Tingkat bunga yang dinyatakan tidak masuk akal, atau
• Nilai nominal yang dinyatakan atas instrumen hutang berbeda material dari jarga jual tunai sekarang untuk item yang sama atau hampir atau dari nilai pasar sekarang atas instruman hutang.
Dalam keadaan ini, nilai sekarang instrumaen hutang diukur oleh nilai wajar aktiva tetap, barang atau jasa atau jumlah yang kira-kira mendekati nilai pasar wesel. Elemen bunga selain dari pada yang dibuktikan oleh tingkat bunga yang dinyatakan adalah perbedaan antara nilai nominal wesel dan nilai wajar aktiva tetap, barang dan jasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar